KARAWANG, JAWA BARAT — Suasana hangat dan penuh dukungan menyelimuti Desa Pamekaran, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, seiring dengan resmi langkah H. Ahmad Kholil yang kembali mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Pamekaran untuk periode jabatan 2026–2034. Sebagai petahana yang telah mengabdi selama satu periode, kehadiran beliau kembali di tengah masyarakat disambut antusiasme luas dari berbagai elemen warga.
H. Ahmad Kholil tidak melangkah sendirian. Dukungan datang secara nyata dari Keluarga Besar H. Moch. Dimyati, S.E., yang secara tegas menyatakan kesiapan mendukung dan memenangkan beliau dalam kontestasi Pilkades kali ini. Tak hanya itu, dukungan juga mengalir dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga Desa Pamekaran yang menginginkan kepemimpinan beliau berlanjut untuk masa bakti kedua.
Saat dikonfirmasi awak media, H. Ahmad Kholil menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan:
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, Keluarga Besar H. Moch. Dimyati S.E., para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pemuda yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk kembali mengabdi. Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah seluruh warga Desa Pamekaran. Jika dipercaya kembali, saya berjanji akan bekerja lebih keras, lebih transparan, dan lebih dekat dengan rakyat, demi kemajuan bersama Desa Pamekaran yang kita cintai ini.”
Adapun visi dan misi yang akan diusung H. Ahmad Kholil untuk periode kedua ini disusun berlandaskan pengalaman dan aspirasi warga, sebagai berikut:
VISI :
“Terwujudnya Desa Pamekaran yang Maju, Mandiri, Religius, Sejahtera, dan Berkeadilan — Berkelanjutan untuk Semua.”
MISI :
1. Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Merata — Melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan jalan, jembatan, irigasi, serta fasilitas umum hingga ke seluruh dusun dan pelosok desa, tanpa terkecuali.
2. Mengembangkan Ekonomi Masyarakat — Mengoptimalkan potensi pertanian, peternakan, dan usaha mikro desa; membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk warga; serta menekan ketergantungan pada tengkulak.
3. Memperkuat Nilai Agama dan Sosial Budaya — Menjaga Pamekaran sebagai desa yang religius, damai, santri, dan saling menghormati; mendukung kegiatan keagamaan serta menjaga kerukunan antarwarga.
4. Meningkatkan Pelayanan Publik yang Transparan & Akuntabel — Memastikan setiap anggaran desa dikelola secara terbuka, dapat diawasi warga, dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.
5. Memberdayakan Pemuda dan Generasi Penerus — Memberikan ruang dan dukungan bagi pemuda dalam kegiatan olahraga, seni, keterampilan, dan organisasi, agar tumbuh menjadi generasi yang tangguh, kreatif, dan tidak mudah terprovokasi.
6. Meningkatkan Kesejahteraan dan Perlindungan Sosial — Memperhatikan kelompok rentan, lansia, anak yatim, serta keluarga kurang mampu melalui program bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
H. Ahmad Kholil menegaskan, jika diberi mandat kembali, prioritas utamanya adalah kesinambungan program yang telah berjalan sekaligus membuka hal-hal baru yang belum tersentuh, dengan prinsip: “Bekerja bersama rakyat, untuk rakyat, dan tidak membedakan siapa pun.”
Pilkades Pamekaran sendiri dijadwalkan digelar pada 22 November 2026. Suasana persaingan semakin memanas, namun H. Ahmad Kholil berkomitmen menjaga proses tetap damai, bermartabat, dan menjaga persatuan warga Desa Pamekaran.
Jurnalis: ROCHMAN.E.S
