Bencana Banjir Bandang Dan Tanah Longsor Menerjang Kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.

lv 0 20260922123033
4 / 100 SEO Score

SUMBAR-i-News.

Bencana Banjir Bandang Dan Tanah Longsor Menerjang Kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.

Banjir Bandang dan Tanah Longsor yang menerjang Kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat terjadi pada, Senin (21/09/2026) Malam. Derasnya arus membawa Matrial Lumpur, batu, dan kayu hingga menutup sejumlah Area serta mengganggu Aktivitas Warga.

Selain banjir bandang, longsor juga terjadi di sejumlah titik. Salah satu lokasi terdampak parah berada di kawasan atas Kantor Bupati Solok, dengan Matrial longsoran turun hingga mengancam area sekitar.

Warga yang terdampak dievakuasi ke lokasi yang lebih aman, sementara Petugas Gabungan masih melakukan penanganan, pembersihan Matrial, dan pendataan dampak bencana.
Selain merusak pemukiman, banjir bandang juga melumpuhkan jalur Nasional yang menjadi akses Utama penghubung antara Solok dan Kota Padang.

Matrial Lumpur sisa banjir menutupi badan jalan dengan ketebalan mencapai kurang lebih satu meter dan membentang sepanjang dua kilometer. Terkait Pasti jumlah korban jiwa maupun kerugian material , pihak kepolisian menyatakan bahwa proses pendataan secara rill dilapangan masih berlangsung.

Upaya pendataan dan evakuasi lanjutan dilaporkan masih menemui kendala, akibat kondisi Cuaca yang belum bersahabat di lokasi bencana.
BPBD mencatat, 4 warga luka-luka, sementara 32 orang dari 9 KK mengungsi.

Sebanyak 11 Kantor Pemerintah terdampak dan puluhan kendaraan mengalami kerusakan. Akses jalan Solok-Padang dikawasan Arosuka juga terputus akibat tertutup Matrial banjir. Warga diminta tetap Waspada dan mengikuti arahan Petugas dilokasi.

Berikut Daftar Sementara Korban banjir Bandang Arosuka, Kab. Solok :

*Muslihat, Laki-laki, 54 Tahun, asal kediri.

*Anggiat Sirait, Laki-laki, 66 Tahun, asal Negri koto gaek guguk.

*Yurnalis, Laki-laki, 45 Tahun, asal Kayu Aro nagari batang barus.

Hingga Berita ini diterbitkan, data mengenai jumlah korban maupun keseluruhan kerusakan masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan secara menyeluruh.
Masyarakat diminta untuk menjauhi aliran banjir dan kawasan terdampak untuk mengantisipasi kemungkinan Banjir susulan.

Red (G.A).

Exit mobile version