Malam Kesaktian Pancasila 2026 : Majelis Cipta Rasa Sejati Kabupaten Karawang Gelar Dzikir Istighosah & Doa Kebangsaan

IMG 20261001 WA0021
5 / 100 SEO Score

KARAWANG, JAWA BARAT — Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2026, Majelis Dzikir Cipta Rasa Sejati menyelenggarakan acara Dzikir, Istighosah, dan Doa Bersama pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung di Padepokan Seni Budaya SILIWANGI NUSANTARA, Desa Pamekaran, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang.

Acara dimulai pukul 19.00 WIB setelah pelaksanaan sholat Isyak, dan berlangsung khidmat hingga selesai.

JALANNYA ACARA

Kegiatan dibuka dengan pembacaan Doa Al-Fatihah secara bersama-sama, yang ditujukan untuk:

  • Para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia
    ​
  • Para Raja-raja Nusantara
    ​
  • Para Wali Songo
    ​
  • Para Kyai dan ulama
    ​
  • Para sesepuh Nusantara

Momen pembukaan ini menjadi penghormatan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan dan persatuan bangsa diraih berkat perjuangan, doa, dan pengorbanan para pendahulu.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan Dzikir bersama dan Sholawat Nabi Muhammad SAW yang dilantunkan dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan. Suasana menjadi syahdu dan damai, menyatukan hati seluruh jamaah yang hadir dalam satu tujuan: memohon keberkahan, keselamatan, dan persatuan bagi bangsa dan negara.

TURUT HADIR

Hadir dalam acara ini:

  • Tokoh Agama
    ​
  • Tokoh Masyarakat
    ​
  • Para Ustadz
    ​
  • Jama’ah dan Santri

Acara rutinan Tawassul dan Istighosah yang biasa digelar setiap Kamis malam Jumat ini dikemas khusus sebagai peringatan Hari Kesaktian Pancasila, mengingat tanggal peringatan tahun ini bertepatan dengan jadwal kegiatan rutin majelis.

SAMBUTAN KETUA MAJELIS DZIKIR CIPTA RASA SEJATI — GUS ROCHMAN

Ketua Majelis Dzikir Cipta Rasa Sejati, Gus Rochman, menyampaikan pesan mendalam dalam sambutannya:

“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang telah mempertemukan kita di tempat yang diberkahi ini pada momen istimewa — peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Hari ini bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan merenungkan kembali makna persatuan yang menjadi jiwa bangsa ini.”

“Pancasila adalah anugerah Tuhan yang menjadi perekat kita. Lima sila yang lahir dari kebijaksanaan bangsa ini selaras dengan ajaran agama: bertakwa kepada Tuhan, berperikemanusiaan, bersatu, bermusyawarah, dan menegakkan keadilan. Maka, menjaga Pancasila sama artinya dengan menjaga amanah ilahi yang dititipkan kepada bangsa ini.”

“Kami mengajak seluruh jamaah: perkuat persaudaraan, hilangkan kebencian, dan jaga kerukunan di tengah masyarakat. Dzikir dan doa yang kita lantunkan malam ini bukan sekadar ucapan lisan, melainkan niat tulus agar tanah air kita senantiasa diberkahi, damai, terhindar dari perpecahan, dan kemakmurannya dirasakan seluruh rakyat.”

“Khususnya di Desa Pamekaran dan Kecamatan Banyusari, mari kita jadikan semangat Pancasila sebagai pedoman hidup sehari-hari — saling menghormati, bergotong royong, dan menjaga kebersamaan tanpa memandang perbedaan. Kesaktian Pancasila ada ketika kita tetap bersatu.”

“Semoga Allah SWT melindungi Indonesia, memimpin negeri ini dengan pemimpin yang bijaksana, dan menjadikan kita generasi yang mewariskan kedamaian bagi anak cucu nanti.”

MAKNA DAN TUJUAN

Acara ini diselenggarakan bukan hanya sebagai bentuk peringatan seremonial, melainkan sebagai wujud kepedulian umat beragama terhadap keutuhan bangsa. Melalui dzikir dan doa, Majelis Dzikir Cipta Rasa Sejati ingin mengingatkan masyarakat bahwa fondasi terkuat negara ini adalah kebersamaan, ketakwaan, dan persatuan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama bagi keselamatan NKRI, kesejahteraan rakyat, serta kemajuan Kabupaten Karawang dan Kecamatan Banyusari.

Redaksi : i-News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *