
Safi’i Gaspol Bangun SDM Unggul, KNPI Probolinggo Bidik Indonesia Emas 2045
Menuju Indonesia Emas 2045, KNPI Probolinggo Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Ra Fahmi Ajak Pemuda Probolinggo Proaktif, Pertanian Jadi Salah Satu Fokus Pembangunan
PROBOLINGGO – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Probolinggo, Muhammad Safi’i, menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pemuda melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyiapkan generasi muda yang inovatif dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Komitmen itu disampaikan dalam audiensi jajaran pengurus DPD KNPI Kabupaten Probolinggo bersama Wakil Bupati Probolinggo, Ra Fahmi, di rumah dinas wakil bupati, Selasa (27/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan KNPI periode 2026–2029 untuk membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong peran pemuda di berbagai sektor pembangunan.
Safi’i menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Wakil Bupati Probolinggo. Ia berharap hubungan antara KNPI dan pemerintah daerah dapat berkembang menjadi kerja sama yang menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Terima kasih sudah menyambut kami dari KNPI Kabupaten Probolinggo yang baru kemarin dilantik. Semoga KNPI dan pemerintah ke depan bisa bersinergi dan berkolaborasi,” ujar Safi’i.
Sementara itu, Wakil Bupati Probolinggo Ra Fahmi menyambut baik kehadiran pengurus baru KNPI dan menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan kepengurusan periode 2026–2029.
“Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan generasi muda. Namun, menurutnya, peluang tersebut perlu diimbangi dengan sikap proaktif pemuda dalam menyampaikan gagasan dan mengambil bagian dalam program pembangunan.” Ucapnya Ra Fahmi
Ra Fahmi juga menekankan bahwa pemuda tidak semestinya hanya menjadi objek pembangunan. Sebaliknya, generasi muda harus terlibat sebagai subjek yang ikut merancang, menggerakkan, dan menjalankan berbagai upaya pembangunan daerah.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Probolinggo adalah pertanian. Ra Fahmi mendorong pemuda agar ikut mengambil peran dalam pengembangan sektor tersebut, meskipun selama ini pertanian kerap dipandang kurang menarik oleh sebagian kalangan muda.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda berpotensi membuka ruang bagi munculnya gagasan baru dan cara kerja yang lebih produktif di sektor pertanian.
Ia juga menyoroti pemanfaatan media sosial sebagai sarana pendukung produktivitas dan pembelajaran. Penggunaan platform digital secara bijak diharapkan dapat membantu pemuda memperluas wawasan, mengembangkan kreativitas, serta mendukung kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara KNPI dan pemerintah daerah. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan semangat kolaborasi tersebut menjadi program yang konkret, terutama dalam peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan pemuda, dan pengembangan potensi daerah.
“Dengan keterlibatan aktif generasi muda, KNPI diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak lahirnya SDM unggul yang mampu berkontribusi bagi Kabupaten Probolinggo sekaligus mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.” Tutupnya

